Aug 302011
 

Ketika kita belajar listrik, kita mungkin anggap enteng tentang sistem pentanahan. Asumsi kita,“pokoknya bodi peralatan ditempelkan ke stik grounding”. Apa sebenarnya peran sistem pentanahan? Memberikan jalan pulang bagi kebocoran arus atau insulasi bocor kearah sumber. Pemilihan jenis pentanahan, akan menentukan nilai arus bocor ke tanah, tegangan sentuh (touch voltage) dan tegangan lebih (over voltage) yang terjadi.

Secara fisik, type dari pentanahan yang dipakai dilihat dari titik netral, sebagai common point bertemunya 3 faseY- sistem kelistrikan. Titik netral tersebut bisa diakses atau tidak, di-distribusikan atau tidak dan di tanahkan atau tidak, hal-hal itulah yang kita acu sebagai sistem pentanahan. Titik netral bisa dihubungkan ke tanah secara langsung atau lewat resistor atau reactor (tidak langsung). Titik netral yang dihubungkan langsung ke tanah biasa disebut ditanahkan langsung (solidly grounding) dan yang tidak langsung disebut impedance-earthed. Jika tidak ditemukan titik netral yang sengaja dihubungkan ke tanah, berarti titik netral tersebut terisolasi dari tanah, atau tidak ditanahkan (unearthed system).

Pada sistem pentanahan langsung (solidly grounded), tegangan lebih yang terjadi saat gangguan tanah terjadi cukup rendah; akan tetapi ini dibarengi dengan arus gangguan yang tinggi. Di sisi yang lain, sistem unearthed membatasi arus gangguan tanah; tetapi memiliki kemungkinan terjadinya tegangan lebih ketika gangguan terjadi.

Pada beberapa instalasi, kontinuitas pelayanan saat terjadinya gangguan insulasi juga ditentukan oleh sistem pentanahan. Pada sistem unearthed, kontinuitas pelayanan saat terjadinya gangguan insulasi dimungkinkan selama batas-batas keselamatan personel diperhatikan. Di sisi yang lain, untuk sistem diketanahkan (solidly atau low impedance), harus memutus sumber gangguan dari sistem saat gangguan pertama dideteksi (first fault); jadi kontinuitas pelayanan tidak tinggi.

Pemilihan sistem pentanahan juga berperan dalam memperparah kerusakan bebarapa peralatan, seperti motor dan generator saat terjadinya gangguan insulasi dalam peralatan itu sendiri. Dalam sistem solidly
grounding, kerusakan peralatan akan parah disebabkan karena perlatan dilewati arus gangguan tanah yang cukup besar. Di sisi lain, untuk unearthed grounding, walau arus ganggu tanah relative kecil tetapi memerlukan level insulasi peralatan yang lebih tinggi.

Sistem pentanahan juga memiliki pengaruh yang cukup besar dalam mendistribusikan gangguan elektromagnetik (baca VFD : Interferensi Elektromagnetik dan juga Pentanahan 5). Sistem pentanahan yang mengijinkan terjadinya arus gangguan yang besar dan mengijinkan terjadinya sirkulasi di struktur metalik dikategorikan sangat mengganggu. Di sisi lain, sistem pentanahan yang membatasi terjadinya arus gangguan yang besar dan menjamin terjadinya equipotential bonding pada bagian-bagian konduktif terbuka dan struktur metal dikategorikan tidak terlalu mengganggu.

Pilihan sistem pentanahan, baik pada sistem tegangan rendah atau tegangan menengah, bergantung pada tipe instalasi dan jaringan. Tidak hanya ita, pemilihan tersebut juga dipengaruhi oleh type beban, kontinuitas pelayanan dan pembatasan level gangguan elektromagnetik yang diijinkan terjadi pada peralatan yang sensitive.

next>>perbedaan secara fisik koneksi sistem pentanahan

Print Friendly

  3 Responses to “Sistem Pentanahan”

  1. […] feed Keselamatan listrik dalam rumah tanggaSistem PentanahanAplikasi Perhitungan Model Motor InduksiModelling Parameter Motor Induksi dengan Tegangan Konstan […]

  2. […] ini merupakan serial dari pentanahan, pentanahan 2, pentanahan 3. Pada posting hari ini, aku belajar mengenai tegangan sentuh sebagai […]

  3. […] tulisan awal tentang pentanahan, telah dijelaskan bahwa beberapa system pentanahan memberikan kontribusi gangguan elektromagnetik […]

Drop me your comment

%d bloggers like this: