Nov 142012
 

Berikut adalah cara menghitung votage drop secara konvensional menggunakan tabel. Setrumsetruman juga berupaya mencari cara yang benar untuk beban bertipe constant impedance atau constant power. tetapi untuk saat ini , cukup dengan cara konvensional. Tidak ada perbedaan significant antara proposal setrumsetruman dengan cara konvensional

drop voltage with table

drop voltage with table

Pemakaian tabel ini seperti contoh dibawah :

Kabel 3-phase ukuran 35 sq-mm dengan panjang 50 meter dipakai untuk menyuplai beban motor 400 V dengan karakteristik beban seperti dibawah:

  • Normal : 100A pada cos100 A at a cos \theta = 0.8 saat beban normal
  • Starting : 500A (5In) pada cos \theta = 0.35
Simplified SLD

Simplified SLD

Jatuh tegangan dari upstream distribution board adalah 10V phase-to-phase saat beban normal 1000A. Lihat simplified SLD.  Berapakah jatuh tegangan di terminal motor saat : (a) beban normal (b) starting

Jawaban:

(a) Jatuh tegangan saat normal adalah \Delta U=100\frac{\Delta U}{Un}. dari table jatuh tegangan, untuk kabel 35 sq-mm, jatuh tegangannya 1V/A/km. Sehingga :

  • \Delta U pada kabel = 1 x 100 A x 0.05 km = 5 volt.
  • \Delta U total = 10+5 =15 volt
  • Percentage \frac{15}{400}x 100=3.75%

(b) Jatuh tegangan saat starting

  • \Delta U pada kabel = 0.52 x 500 x 0.05 = 13 V
  • dengan arus start tambahan 500A, jatuh tegangan di distribution board lebih dari 10V. Seandainya saat starting beban di distribution board adalah 900A. Dihitung secara prorata maka jatuh tegangan di upstream distribution board adalah \frac{10 x (900+500)}{1000}=14volt.
  • \Delta U total = 13 +14 =27 volt
  • Percentage \frac{27}{400}x 100=6.75%

Pendekatan yang sama bisa dilakukan untuk beban 1 phase, atau lighting.

Cara menghitung bisa juga dengan ONLINE CALCULATION IEC atauONLINE CALCULATION NEC.

Salam setrum

engelect

Nov 042012
 

disarikan dari IEC 60364-4-43

Karakteristik operasi dari sebuah alat proteksi kabel mencegah beban lebih harus memenuhi dua kondisi dibawah ini:

  1. Ib \leq In \leq Iz
  2. I2 \leq 1.45.Iz

dimana

Ib adalah arus yang didesain untuk melewati penghantar

In adalah arus nominal dari peralatan proteksi

Iz adalah continous curent carrying capacity as per IEC 60364-5-53

I2 adalah arus efektif yang memastikan bekerjanya peralatan proteksi; pada prakteknya, nilai I2 diambil dari:

  • arus operasional dengan waktu konvensional, untuk circuit breaker. w
  • arus fusing dengan waktu konvensional, untuk fuse tipe gI.
  • 0.9 kali dari arus fusing dengan waktu konvensional, untuk fuse tipe gII.
Ada beberapa definisi mengenai waktu konvensional ini; akan tetapi nilainya tetap saling mendekati. alternatif pertama adalah 1-2 jam dan alternatif ke dua adalah waktu di saat 1.3 In, jadi arus operasionalnya adalah 1.3 Ir dari breaker/fuse. Thanks to NitNot for sharring.
Circuit protection by CB Circuit protection by fuse
Fig 1 : Circuit protection by CB Fig 2 :Circuit protection by fuse

 

fig 3: I2t characteristic of an insulated conductor at two different ambient temperatures

%d bloggers like this: