Aug 302012
 
Aug 152011
 

by : Wahyu Pamungkas

Di posting yang lalu, berjudul cable gland, kita sudah mengetahui fungsi dan jenis serta beberapa feature yang ada didalamnya. Pada posting sekarang ini, kita akan menggali lebih dalam mengenai spesikasi cable gland.

Mengapa kita perlu meyebutkan spesifikasi CB dan tidak hanya asal “cocok”? senior manager dari CENELEC Standard inspection mengatakan “harus ditemukan petunjuk untuk mengeliminasi kesalahan instalasi dibawah ini:

  • Modifikasi yang tidak sesuai dengan petunjuk instalasi.
  • Cable yang dikupas tidak benar atau pemilihan cable entry yang tidak sesuai.
  • Korosi

Selain ketiga faktor tersebut diatas, kesalahan yang paling umum adalah instalasi cable gland yang tidak benar.

Spesifikasi dan instalasi yang tidak benar ditambah dengan ketidakmampuan untuk menginspeksi cable gland pada kondisi desainnya, dapat menyebabkan kerusakan peralatan dan korosi pada armour/braid kabel. Resiko keselamatan yang diakibatkan oleh hal ini tidak dapat diukur, dikarenakan kerugian dalam produksi yang diakibatkannya.

Dari sini cukup jelas bahwa, menyandarkan diri pada sertifikat tidaklah cukup.

APA YANG HARUS DIPERHITUNGKAN?

Hal yang harus diperhitungkan ketika membuat spesifikasi cable gland adalah sebagai berikut:

  • Sertifikasi dan seleksi

Sertifikasi dan seleksi yang tepat merupakan hal yang mendasar untuk mendapatkan cable gland yang sesuai dengan daerah bahaya (hazardous area) dimana peralatan tersebut akan dipasang. Beberapa produsen cable gland memberikan online software selection untuk membantu konsumen mendapatkan produk yang tepat.

  • Ingress of Moisture

Yang dimaksud dengan ingress of moisture adalah efek rembesan pada kelembaban (efek kondensasi) dari luar dan masuk ke system peralatan melalui celah pada cable gland. Seperti yang telah dijelaskan pada posting terdahulu (lihat cable gland), salah satu fungsi utama cable gland adalah mengeliminasi masuknya air karena kelembaban, tidak hanya pada peralatan,tetapi juga pada bagian penjepit (armour clamping area) pada cable gland itu sendiri. Kebocoran karena kelembaban merupakan penyebab utama terjadinya korosi yang parah pada armour/braid kabel.

  • DTS01

DTS01 merupakan standard yang ditetapkan oleh Shell UK setelah melihat bahwa IP rating pada peralatan dirasa tidak mencukupi untuk melindungi peralatan dari kerusakan akibat lingkungan. Shell UK lalu mengembangkan test yang lebih ketat untuk mengeliminasi rembesan cairan pada kondisi thermal cycling dan deluge.

  • Seal

Fungsi dari seal pada cable gland adalah

  • Mencegah hasi ledakan keluar dari kotak distribusi (enclosure) ketika terjadi ledakan didalamnya.
  • Mencegah terjadi masuknya air atau debu kedalam peralatan atau cable gland.
  • Seal’s material

Ada beberapa material seal yang dipakai, pada umumnya bisa dikelompokkan pada dua kategori :

  • Thermoset (TSE) : Material ini merupakan hasil vulkanisir selama proses moulding melalui pemanasan dan pemberian tekanan. Material ini memiliki sifat-sifat yang diperlukan oleh sealing yang optimum pada range temperature yang luas.
  • Thermoplastic (TPE) : Material ini lebih murah daripada TSE. Material ini akan meleleh pada kenaikan suhu dan tekanan. Tidak sesuai untuk aplikasi yang kritikal, akan tetapi ckup sesuai untuk aplikasi pushbutton atau handle.
  • Toleransi kabel dan konstruksi

Sealing
system pada cable gland harus memiliki toleransi pada variasi diameter kabel.

  • Cold flow

Pada beberapa karakteristik kabel, contohnya yang bertype flame retardant atau fire resistant (sesuai dengan IEC 60332 dan IEC 60331), banyak didalamnya menunjukkan terjadinya “cold flow” pada baigan inner sheath bedding. Definisi “cold flow” ini adalah terjadinya pelemahan ikatan kimia akibat tambahan tekanan. Tekanan ini bisa saja muncul dari jepitan inner seal cable gland; sehingga menyebabkan proses sealing menjadi tidak efektif. Standard praktis EN 60079 -14 :1997 /IEC 6007 9 -1 4 : 1 9 9 6 Clause 9 .1 .3 menyatakan dengan jelas bahwa cable gland yang menggunakan kompresi tidak boleh diaplikasikan pada kabel yang memiliki “cold flow” karakteristik. Beberapa manufacture cable gland menggunakan diaphragm inner seal untuk menghindari tekanan yang berlebihan pada kabel namun tetap memberikan pelindungan yang cukup.

  • Instalasi yang benar

Cable gland haruslah memiliki kesederhanaan dalam instalasi, tetapi tetap mempertahankan fungsinya. Hal ini diperlukan untuk menghadapai disparitas pengetahuan instalasi yang dimiliki oleh instalatur kelistrikan.

  • Safety trough inspecability

Cable gland memainkan peranan yang cukup penting dalam safety. Setiap komponen safety harus bisa diinspeksi untuk mengetahui kondisinya. Untuk itu, cable gland juga harus bisa diinspeksi per bagiannya untuk melihat integritas safety systemnya.

Secara singkat sebelum kita membuat spesikasi cable gland, hal dibawah ini harus kita jawab:

  • Apakah cable gland yang telah disertikasi “fit for purpose” telah sesuai dengan peruntukannya?
  • Apakah cable gland tersebut perlu memilki ketahanan terhadap masuknya debu dan kelembaban air?
  • Apakah perlu memiliki sertifikat pengujian terhadap deluge sesuai dengan DTS01, untuk mencegah bocornya air kedalam peralatan dan bagian armour clamping pada cable gland?
  • Apakah seal yang dipakai memberikan ketahanan dan perlindungan terhadap thermal cycle tipikal dan kondisi operasional di lapangan?
  • Apakah seal tersebut dibuat dari material TSE yang bagus?
  • Apakah seal tersebut bisa mengakomodasi variasi diameter kabel tanpa perlu seal khusus?
  • Apakah cable gland tersebut sesuai utnuk diaplikasikan pada kabel yang memilki karakter “cold flow” pada bagian inner sheath-nya?
  • Apakah cable gland tersebut memiliki bagian-2 tidak terlalu rumit dan memiliki petunjuk instalasi?
  • Apakah cable gland tersebut harus dapat di inspeksi?

SELESAI

%d bloggers like this: