Aug 202012
 

MCB (Miniature Circuit Breaker) merupakan alternatif proteksi arus hubung singkat dan arus lebih selain fuse. Kelebihan MCB daripada fuse adalah tidak perlunya kita mengganti komponen ketika proteksi bekerja untuk mengamankan jaringan.

MCB

Ada 5 type MCB jika dilihat dari kurva proteksinya. Tiap type memiliki konsekuensi sendiri dalam seleksi kabel sesuai dengan IEC 60364-5-54. Type MCB tersebut adalah kurve B, C,D, K, Z berdasar instanteneous tripping yang sanggup membuka MCB dalam rentang 1/10 detik.

Curve-Type range of instantaneous tripping current
Curve B antara 3In – (termasuk) 5In
Curve C antara 6In – (termasuk)10In
Curve D antara 10In – (termasuk)20In
Curve K antara 8In – (termasuk)12In. Unit ini dikhususkan untuk proteksi beban yang menimbulkan arus lebih pada operasi normal selama durasi yang pendek (400 milli-second sampai dengan 2 seconds)
Curve Z antara 2In – (termasuk)3In selama beberapa puluh detik. Unit ini dikhususkan untuk proteksi beban seperti semiconductor atau alat ukur yang disupplai dari current transformer


Salah satu pengalamanku yang salah sizing adalah memasang incoming breaker pada suatu DC-DC converter. Pada datasheet DC-DC converter telah ditulis bahwa softstarting tidak disediakan. Karena DC-DC converter terdapat capacitor filter untuk EMI (Electro-Magnetic Interference), maka pastilah terjadi inrush current. Saat desain pilihan jatuh pada Curve B type MCB karena short circuit yang rendah dari system. Saat commissioning breaker tersebut trip pada saat switch on dan breaker tersebut diganti dengan curve D. Sistem berjalan normal kembali.

Be respect to inrush current. Itu pelajaran yang mahal

salam,
Engelect

Aug 112012
 

Di era saving energi saat ini, pemakaian VFD (Variable Frequency Drive) dipastikan semakin banyak. VFD memang memperbaiki starting dari motor. Selain nilai plus yang dimiliki, VFD juga memberikan tambahan nilai minus pada sistem kelistrikan. VFD menyuntikkan harmonik kedalam sistem dan interferensi frekuensi tinggi ke dalam motor. Posting saat ini hanya menyoroti efeknya pada motor.

(

PWM control pada VFD menghasilkan high frequency switching

Kita tahu motor, dalam hal ini motor induksi, memilki rugi-rugi arus eddy. Kita juga tahu bahwa rugi-rugi ini berbanding lurus dengan frekuensi yang menginduksi. Jadi, agar kita bisa meminimalisasi rugi-rugi arus eddy ini, kita harus memakai high efficiency motor. Selain rugi-rugi arus eddy, ada efek lain yaitu ground shaft current, arus yang keluar dari poros. Bagaimana ini bisa terjadi? sesuai dengan hukum Faraday bahwa perubahan fluks magnet akan menimbulkan tegangan pada object yang terinduksi, tegangan akan timbul pada shaft karena frekuensi tinggi yang diinduksikan dari stator. Karena induksi tidak merata, maka tegangan yang timbul pada shaft juga tidak merata, terjadilah perbedaan tegangan yang akan menimbulkan arus. Jadi arus ini timbul karena kuat medan magnet yang diinduksikan ke shaft tidak merata.

Kemana arus ini harus mengalir?
Ada tiga mode bagaiman arus in mengalir seperti terlihat pada gambar dibawah.

Bearing current case 1 High Frequency circulation current :
  • Sering terjadi pada motor ukuran medium dan tinggi, frame size 315 keatas, PN > 100kW.
  • \frac{du}{dt} dan switching frequency yang tinggi akan menambah resiko
  • 95% kasus keruskan bearing pada VSD adalah kasus yang seperti ini.
Bearing current case 2 Capacitive Discharge Current :
  • Ini merupakan kasus khusus pada motor dengan ukuran kecil.
  • Frame motor ditanahkan.
  • Shaft motor tidak ditanahkan dengan shaft grounding brush
Bearing current case 3 High Frequency Shaft Grounding Current :
  • Terjadi pada motor dengan power cable tidak simetris dan tanpa shielded.
  • Ada kontak tidak langsung dengan tanah melalui pompa/kompresor atau gearbox
  • Pentanahan stator yang tidak terlalu baik

dari ketiga mode tersebut, terlihat bahwa arus mengalir melalui bearing dari motor atau pompa. Hal ini menimbulkan efek fisik pada bearing, dan meningkatkan vibrasi motor. Hal ini akan kita bahas di posting selanjutnya.

Bagaimana kita mencegah kerusakan pada bearing ini? Beberapa hal yang disarankan adalah:

  • Menggunakan insulated bearing untuk memutus looping
  • Membuang arus shaft ke tanah/ melakukan equipotensial pada shaft



  • regards
    ‘engelect’

%d bloggers like this: