Sep 282011
 

Pada tulisan awal tentang pentanahan, telah dijelaskan bahwa beberapa system pentanahan memberikan kontribusi gangguan elektromagnetik lebih besar daripada system yang lain, seperti misal TNC (Terre-Neutral Common). Gangguan elektromagnetik ini timbul akibat terjadinya induksi pada loop yang terjadi pada protective conductor (kabel grounding). Gangguan elektromagnetik ini bisa merusak peralatan yang sensitive terhadap elektromagnetik. Lihat ilustrasi dibawah ini:

klik untuk memperbesar

Pada gambar diatas, loop terjadi dari grounding kabel 2 (dua) peralatan komunikasi dan screen dari link digital. Menyikapi hal ini, pemilihan yang bijaksana terhadap system grounding harus diperhatikan.

Hal lain yang terjadi ketika kita memilih TNC dan TNS earthing system adalah timbulnya beda tegangan yang tinggi di sepanjang protective conductor  dimana terjadi fault dengan semua titik equipotensial  dimana semua beban mengterminasi kabel grounding-nya.

Penjelasan berikut ini berdasar pada scema circuit dibawah ini.

klik untukmemperbesar

Kabel grounding dari load yang sehat tidak mengalami kenaikan tegangan yang sama dengan kabel grounding dititik terjadinya fault; hal ini menyebabkan terjadinya beda potensial yang cukup besar antara beban-beban yang dilayani. Hal ini menyebabkan terjadinya gangguan pada setiap connection link pada beban tersebut (Delta V).

Pada system TNC, beban tidak seimbang (beban single phase) dan akibat harmonic ketiga menyebabkan terjadinya arus listrik melewati protective conductor (PEN); dan tentu saja terjadi beda potensial. Beda potensial ini merusaka eqipotensial kondisi yang terjadi, sehingga link komunikasi yang menghubungkan peralatan komunikasi kemungkinan akan terganggu; Pada kasus ini, gangguan komunikasi akan bersifat permanent. Lihat gambar dibawah.

klik untuk memperbesar

DeltaV  : voltage drop due to the circulation of unbalance currents, third harmonic and multiples of third harmonic currents  in the PEN conductor. Untuk alasan ini mungkin tepat kalau system untuk alat telekomunikasi diberikan dari system IT neutral not distributed.

Aug 212011
 

Seperti posting terdahulu berjudul VFD : Interferensi Elektromagnetik, dijelaskan bahwa untuk mengurangi terjadinya emisi EMI baik radiasi maupun konduksi, diperlukan salah satunya screened cable. Mengapa harus menggunakan kabel jenis tersebut? Penelitian menunjukkan bahwa pemakaian screened cable untuk menghubungkan VFD dan motor yang dikendalikannya, jika benar terminasinya, akan menurunkan impedansi balik untuk noise yang terkopling ke motor frame sebesar 120 kalinya; tentu saja ini pada gilirannya mengurangi tegangan noise pada frame motor secara proporsional. Test menunjukkan saat VFD beroperasi dengan motor, apabila screened cable dan di-gland di VFD serta motor menggunakan EMC type cable gland, maka tegangan noise di motor frame adalah 0.82Vp-p dan jika motor yang sama dipakai dengan empat core unscreened cable, maka tegangan noise motor frame adalah 96 Vp-p.

Pentingnya Terminasi

Ada beberapa cara untuk melakukan terminasi screen pada screened cable; akan tetapi hanya beberapa yang benar-benar meminimalisir noise yang dihasilkan pada motor frame. Permukaan screen harus dibonding secara penuh 3600 derajat; baik dengan EMC type cable gland atau dengan clamp.

Kadang-kadang kita melihat pemakaian pigtail sebagai usaha untuk menggantikan pemakain screened cable. Dibawah adalah tabel yang menunjukkan tipikal pengukuran tengangan EMC dibandingkan dengan panjang pigtail.


Panjang Pigtail Tegangan EMC
0 mm 0.82 V
50 mm 3 V
100 mm 7 V
250 mm 15 V
500 mm 30 V

Panjang pigtail merupakan keseluruhan panjang pigtail pada sisi VFD dan motor. Jadi ada dua pigtail, dan jika tiap sisi memiliki panjang 50 mm maka total panjang pigtail adalah 100 mm dan peningkatan tegangan EMC adalah 8 kali jika tanpa pigtail.

Apakah itu pigtail?

Setelah ktia melihat begitu besarnya efek pigtail pada tegangan noise pada motor frame, sebenarnya yang mana sich pigtail itu? Ada dua pilihan utama untuk menterminasi screen pada screened cable. Cara yang pertama, dan yang paling direkomendasikan, adalah dengan cara meng-clamp screen yang terexpose dengan koneksi penuh 3600 derajat dengan menggunakan metallic clamp atau EMC type cable gland. Hal ini akan memberikan permukaan koneksi yang besar ke system pentanahan atau chassis dari peralatan.

Alternatif terminasi yang lain adalah dengan menterminasi screen dengan kabel standard and menghubungkannya ke sistem pentanahan atau chassis peralatan. Cara ini ditempuh dengan cara mengupas screen dan dipuntir secara bersamaan lalu dikoneksikan ke penghantar atau kabel standard. Penghantar yang lebih kecil dari disebut sebagai pigtail connection dan memiliki permukaan koneksi yang jauh lebih kecil daripada screen sehingga terjadilah impedansi yang lebih tinggi saat frekuensi tinggi dibandingkan impedansi screen.



(disadur dari vfd-ems.co.nz)


%d bloggers like this: