Jan 302014
 

Beberapa waktu yang lalu aku bertemu dengan vendor dari sebuah system integrator dari sistem listrik berbasis tenaga matahari/photovoltaic (PV). Kami mendiskusikan mengapa cara penghitungan mereka berbeda dari cara kami. Vendor menawarkan system dengan jumlah sel PV yang lebih banyak. Salah satu alasan mereka yang menarik, mereka mengatakan bahwa cara penghitungan kami berbasis permintaan minimum dan proposal mereka lebih baik dalam hal kecepatan mengisi baterai. Untuk sesaat alasan tersebut terlihat masuk akal!! Lalu kemudian pernyataan tersebut menggiring pada pertanyaan lanjutan. Pertanyaanku tentang penawaran jumlah PV yang lebih banyak adalah “akankan battery lebih cepat penuh? apakah hal tersebut benar secara teknis atau sekedar jargon tukang jual kecap?

Mari kita lihat kurva pengisian baterai pada gambar 1.

Curve Charging Lead acid

Gambar 1 : Kurva pengisian baterai (sumber : batteryuniversity.com)

Disini baterai yang dipakai adalah tipe lead acid. Kita bisa lihat bahwa durasi dari pengisian batterai tidak bergantung pada ketersediaan daya, tetapi bergantung pada tegangan yang dipakai. Jika sumber daya lemah maka tegangan akan turun sehingga proses pengisian akan berhenti. Jika sumber dayanya kuat dan melimpah maka tegangan tidak akan turun; tetapi jelas tidak naik. Jika tegangan dinaikkan maka baterai akan rusak karena overcharging.

Jadi durasi pengisian baterai adalah tetap seberapapun daya yang tersedia. 

Jadi jangan dibodohi lagi!!

Enhanced by Zemanta
%d bloggers like this: