Sep 202012
 

Hi Guys,

Posting yang berikut ini hanya mengingatkan untuk electrical en

gineer muda. Sebelum mengerjakan sesuatunya, bacalah basis design terlebih dahulu. Apakah basis desain dari sistem kelistrikan? contohnya adalah:

  1.  Sistem tegangan yang akan dipakai
  2. Sistem Grounding/earthing (TN, TT. IT)

    Nederlands: Electrical engineer at work in Sta...

    Nederlands: Electrical engineer at work in Stadshart, Zoetermeer (Photo credit: Wikipedia)

  3. Frekuensi (50hz/60Hz)
  4. Cable sizing basis design, terutama mengenai ketahanan thermal cable (I^{2}t < k^{2}S^{2})
  5. Hazardous area classification
  6. Standard lumen untuk tiap area kerja
  7. Spesifikasi motor, generator atau package

do youwant to add another?

Selamat berkarya

 

 

 

Enhanced by Zemanta
Nov 192011
 

Terkadang saat kita melihat suatu single line diagram pada switchgear, kita akan menemukan keterangan 25 kA peak, atau 25 kA (tidak pakai peak), atau 25 kA 1 second, atau keterangan lain seperti 262 MVA 5.5 kV. Apa maksud dari keterangan tersebut?

Angka-angka diatas merupakan keterangan kapasitas gangguan dari busbar (busbar fault capacity). Jika terjadi gangguan lebih besar dari angka tersebut, maka dipastikan busbar akan rontok. Jadi apa arti angka-2 tersebut?

  1. Minimal Short circuit current

Biasanya direpresentasikan sebagai Isc =( kArms), seperti contoh 25 kA rms. Angka ini berhubungan dengan besarnya short circuit pada ujung suatu feeder dan BUKAN sekedar downstream dari suatu alat proteksi, contohnya circuit breaker. Nilai ini memberi pedoman untuk setting proteksi arus lebih (over current) dan fuse; terutama pada kondisi jaringan dengan penghantar yang cukup panjang dan/atau source memiliki impedansi yang cukup besar (seperti generator atau UPS). Lihat ilustrasi gambar 1.

2.RMS value of maximal short circuit current

Biasanya direpresentasikan sebagai Ith =( kArms. 1 second atau 3 seconds), seperti contoh 25 kA 1 second. Angka ini berhubungan dengan nilai hubung singkat di terminal outgoing circuit breaker. Nilai ini dipakai untuk mendefinisikan thermal withstand current (Icw). Lihat ilustrasi gambar 1.

3.Peak value of maximum short circuit current

Biasanya direpresentasikan sebagai Idyn=(kA peak), seperti contoh 25 kA peak. Idyn adalah sama dengan

  • 2.5xISC untuk frekuensi 50 Hz
  • 2.6 xISC untuk frekuensi 60 Hz
  • 2.7xISC untuk (ANSI). Ini merupakan kelipatan dari arus gangguan yang dihitung di titik terjadinya fault.

Nilai peak ini dipakai untuk menentukan kapasitas penutupan dan pembukaan circuit breaker atau switching devices. Tidak itu saja, nilai tersebut adalah acuan untuk electrodynamics withstand dari busbar dan switchgear.

IEC standard menggunakan patokan seperti berikut : 8-12.6-16-20-25-31.5-40 kA rms.

Lalu bagaimana dengan 262 MVA 5.5 kV? Nilai tersebut untuk merepresentasikan besarnya fault dalam satuan MVA. Kita akan mendapatkan nilai tersebut untuk perkalian 1.1×25000 x5500 x 1.732/10^6 =261.9 MVA.

%d bloggers like this: