Oct 132013
 

Cukup sering keyword tegangan sentuh terbaca oleh mbah Google. Dalam tulisan ini kita gali kembali ďefinisinya dan aplikasinya. Menurut IEC 60050, tegangan sentuh adalah tegangan antara objek yang bertegangan dengan kaki personel yang menyentuh objek bertegangan tersebut. Tegangan sentuh dibagi 2 kategori, tegangan sentuh langsung dan tegangan sentuh tidak langsung. Disebut tegangan sentuh langsung,  jika objek yang bertegangan tadi memang bertegangan dalam kondisi normal. Disebut tegangan sentuh tidak langsung,  jika objek yang bersangkutan tidak bertegangan pada kondisi normal. Objek terebut menjadi bertegangan ketika terjadi gangguan (fault), contoh body perlengkapan listrik.

 
Tegangan sentuh langsung adalah tegangan antara objek yang bertegangan pada kondisi NORMAL dengan kaki manusia yang menyentuh objek tersebut

 

tegangan sentuh tidak langsung, jika objek yang bersangkutan tidak bertegangan pada kondisi normal. Objek terebut menajdi bertegangan ketika terjadi gangguan (fault), contoh body perlengkapan listrik.

Bagaimana ini bisa berbahaya? Lebih lengkap bisa dibaca di posting yang terdahulu pentanahan 4.

Sep 242011
 

Posting ini merupakan serial dari pentanahan, pentanahan 2, pentanahan 3. Pada posting hari ini, aku belajar mengenai tegangan sentuh sebagai kelanjutan dari pendalamanku tentang pentanahan. Apakah definisi dari tegangan sentuh? Tegangan sentuh dapat didefinisikan sebagai batas tegangan yang tidak berbahaya bagi manusia. Seperti diketahui, semua orang yang memiliki kontak dengan jaringan bertegangan pasti mengalami beda potensial. Orang tersebut BERESIKO kesetrum (masih BERESIKO, bukan PASTI kesetrum). Ada 2 tipe kontak dengan jaringan bertegangan diilustrasikan dibawah ini.

  1. Kontak langsung (direct contact)

  2. Kontak Tidak langsung(indirect contact)

    Pada gambar diatas, phase 1 mengalami insualton fault. Beda potensial yang dialami oleh orang tersebut adalah U_T=r_pI_f; dimana tahanan tubuh manusia jauh lebih tinggi daripada rp. UT :Tegangan sentuh, If : fault current, rp : resistansi electrode tanah.

Berlawanan dengan kebanyakan pandangan umum, resiko seseorang tekena setrum TIDAK HANYA karena pengaruh beda potensial yang dialami oleh orang tersebut, tetapi juga terpengaruh oleh kemungkinan (likely) arus listrik melalui orang tersebut dan lamanya kontak dengan jaringan yang terganggu. Jika If= U/R dan R adalah resistansi tubuh, maka arus bisa mengalir jika variasi impedansi tubuh manusia dan jaur (path) untuk arus mengalir didalam tubuh.

IEC 497 memberikan gambaran mengenai resistansi tubuh manusia dan tegangan sentuh.

Pada publikasi IEC tesebut memberikan grafik pengaruh durasi aplikasi arus listrik pada tubuh manusia.

Pada area 1, tidak ada pengaruh yang dirasakan ketika arus listrik mengalir. Pada area 2 arus listik mulai terasa, tanpa gangguan berarti. Di area 3, terasa efek kejang tetapi masih bisa dinormalkan kembali. Di area 4, kejang yang terjadi tidak bisa kembali normal dan rsiko yagn tinggi pada kematian. Kurva C1 merupakan batas atas yang tidak boleh dilewati saat terjadi electric shock.

Pada tabel dibawah ini, dipaparkan batas tegangan sentuh dan durasi maximum untuk melakukan pemutusan gangguan.

Table 1 maximum prospective touch voltage holding time in dy premises (UL=50 V)

Table 2 maximum prospective touch voltage holding time in damp premises (UL=25V)

Secara skematik tegangan sentuh dapat digambarkan sebagai berikut:

Dari skematik diatas, kita bisa lihat bahwa tegangan sentuh ditentukan oleh besarnya Zn. Pada system neutral unearthed, Zn akan berniali sangat besar dan If
akan kecil sehingga UT juga rendah. Pada system neutral unearthed kita tidak perlu untuk memutus power supply pada gangguan pertama. Hal ini berbeda ketika system grounding adalah solidly grounding. Arus yang besar dan tegangan sentuh yang terjadi bisa tinggi, sehingga power supply harus diputus pada gangguan pertama.

Next >> tegangan lebih saat gangguan tanah

%d bloggers like this: