Nov 152012
 

Mari belajar kritis terhadap tulisan ilmiah. Komentar ini bukan untuk menjelekkan atau mempromosikan. Semata-mata untuk mengajak bersikap ilmiah. Penulisnya bisa dibaca di jurnal yang ada

Tulisan pak Ketut ini sangat berarti untuk mengingatkan bahwa tidak semua MCB seindah iklannya. Penulis membuktikan secara experimental, bahwa merk “kacangan” jelas memberikan perlindungan “kacangan”. Kita cari di search engine  maka MCB MG (Merlin Gerin) jelas jauh diatas MCB King atau Daiko. Dengan googling, bahkan MCB Daiko atau MCB King tidak bakalan ketemu. MCB MG jelas beda kasta dibanding kompetitornya.

Sebuah catatan dalam tulisan ini adalah:

  1. MCB adalah Miniature Circuit Breaker; bukan Mini Circuit Breaker
  2. Tidak dijelaskan dengan apakah dengan trip di 109.8 second berarti rumah aman. Apakah thermal loading dari kabel terlewati? IEC 60364 menjelaskan bahwa sizing breaker harus mengikuti nature dari penghantar yang dilindungi.
  3. Dalam tulisan ini tidak disebutkan apakah sedang ditest dalam kondisi cold atau warm,karena kondisi yang berbeda mengakibatkan test result yang berbeda. Lihat brosur MCB C 60 dari scheneider dibawah : . Dilihat dari hasil pengujian pak Ketut, dia melakukan dalam kondisi cold. Jika dilakukan dalam kondisi hot mungkin hasil dari 3 brand tersebut akan berbeda.
Kesimpulan :
  1.  Jangan asal pilih MCB. Yang asli memang lebih mahal, karena harga nyawamu itu mahal juga. Kalau harga nyawamu murah, pakailah merek murahan.
  2. Untuk keperluan engineering, dua kondisi breaker harus diperiksa dengan kondisi beban yang ada.
  3. Sizing CB harus memperhatikan nature dari penghantarnya, apakah copper atau alumunium  dan diameternya.
Hager MCB (Miniature circuit breaker)

Hager MCB (Miniature circuit breaker) (Photo credit: Kai Hendry)

Salam setrum
engelect

 

 

Enhanced by Zemanta
Aug 202012
 

MCB (Miniature Circuit Breaker) merupakan alternatif proteksi arus hubung singkat dan arus lebih selain fuse. Kelebihan MCB daripada fuse adalah tidak perlunya kita mengganti komponen ketika proteksi bekerja untuk mengamankan jaringan.

MCB

Ada 5 type MCB jika dilihat dari kurva proteksinya. Tiap type memiliki konsekuensi sendiri dalam seleksi kabel sesuai dengan IEC 60364-5-54. Type MCB tersebut adalah kurve B, C,D, K, Z berdasar instanteneous tripping yang sanggup membuka MCB dalam rentang 1/10 detik.

Curve-Type range of instantaneous tripping current
Curve B antara 3In – (termasuk) 5In
Curve C antara 6In – (termasuk)10In
Curve D antara 10In – (termasuk)20In
Curve K antara 8In – (termasuk)12In. Unit ini dikhususkan untuk proteksi beban yang menimbulkan arus lebih pada operasi normal selama durasi yang pendek (400 milli-second sampai dengan 2 seconds)
Curve Z antara 2In – (termasuk)3In selama beberapa puluh detik. Unit ini dikhususkan untuk proteksi beban seperti semiconductor atau alat ukur yang disupplai dari current transformer


Salah satu pengalamanku yang salah sizing adalah memasang incoming breaker pada suatu DC-DC converter. Pada datasheet DC-DC converter telah ditulis bahwa softstarting tidak disediakan. Karena DC-DC converter terdapat capacitor filter untuk EMI (Electro-Magnetic Interference), maka pastilah terjadi inrush current. Saat desain pilihan jatuh pada Curve B type MCB karena short circuit yang rendah dari system. Saat commissioning breaker tersebut trip pada saat switch on dan breaker tersebut diganti dengan curve D. Sistem berjalan normal kembali.

Be respect to inrush current. Itu pelajaran yang mahal

salam,
Engelect

%d bloggers like this: